Berikut bahasa sandi yang sering digunakan dalam angkutan umum :

Sewa = Penumpang

Sewa Batu = Penumpang jarak jauh (ujung ke ujung)

Gunting = tarik ongkos

Digunting = ditarik ongkos

Ngetem = Berhenti/ngejogrok di tempat selain terminal nunggu penumpang

Tem = Jadwal/waktu berangkat. Misalnya Tem 1 jam 5.30. Tem 2 Jam 6.00

Kres = Ketemu saingannya, frontal didepan ada kendaran

Kiri = Minta Berhenti (meskipun belum tentu ke kiri jalan)

Kosong = Belum terisi kapasitas normal (artinya belum penuh banget/masih bisa nafas)

Amatir = bangku (portable) untuk duduk

Rit = perjalanan pulang pergi

Selah, ngeslah = mencuri sela antar antrian. Biasanya tidak masuk terminal. Erat kaitannya dengan ngetem.

Tahan = Sinyal merah dari kenek. Belum aman untuk jalan (ada penumpang turun/naik)

Tarik = Sinyal hijau dari kenek. Tancap gas, pir

Goyang = masuk kesela-sela kendaraan lain (terutama dalam macet). Bisa juga diartikan agar penumpang ndusel ke penumpang lain yang lebih longgar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s