Nggak cuma cuaca saja yang ekstrim, lalu lintas, terutama yang di Jakarta pun bisa ikutan ekstrim. Tapi apa sih lalu lintas yang ekstrim itu? maksud saya, lalu lintas ektrim itu seperti cuaca yang tiba-tiba berubah dari terang benderang, mendadak jadi hujan badai. Lalu lintas juga begitu, dari ramai lancar tiba-tiba menjadi macet tak bergerak, atau sebaliknya dari yang biasanya macet, jadi lancar.

Hujan

 

Contohnya kalau hujan. Hujan pagi hari bisa membuat lalu lintas tiba-tiba macet total. Lihat saja di gerbang-gerbang menuju Jakarta seperti Cinere, Pondok Labu dan Gandul. Ekor kemacetan bisa sampai Krukut. Padahal sehari-hari lalu lintasnya ramai lancar. Nah, disini saya jadi berpikir, pandangan yang menggeneralisasi bahwa pengendara sepeda motor adalah kaum menengah kebawah kayaknya perlu direvisi. Tiap pemilik mobil hampir pasti mempunyai sepeda motor. Jadi pemilihan untuk digunakan berangkat kerja tergantung situasi. Misalnya, motor mempunyai keunggulan menembus kemacetan dan lebih efisien. Namun mobil menang dalam kenyamanan dan keamanan, terutama ketika hujan. Jadi ketika hujan turun pagi hari, bisa jadi pengendara motor yang punya mobil sebagian memilih naik mobil, jadi ruas jalan menjadi penuh dipadati mobil. Yang memperparah kemacetan, pemotor  yang tetap memakai motor juga biasanya menunda berangkat kerja menunggu hujan, sehingga waktu keberangkatan bisa bersamaan ketika hujan reda.

Hal lain yang berkontribusi dalam kemacetan adalah berkurangnya kecepatan ketika hujan akibat gangguan seperti genangan air, baliho/pohon tumbang, atau banyaknya pengendara motor yang berteduh dibawah fly over.

Musim Libur Sekolah

Kalau ini berkebalikan dengan yang pertama. Lalu lintas yang biasanya padat merayap, tiba-tiba bisa menjadi lancar di pagi hari, ketika liburan sekolah tiba. Jadi saya berkesimpulan bahwa banyaknya anak sekolah yang diantar dengan kendaraan pribadi, baik yang khusus mengantar maupun yang ikut dengan orang tuanya. Jika ikut orang tuanya sekalian berangkat kerja, ketika liburan sekolah orang tua mereka bisa berangkat lebih siang. Namun sore harinya tidak berbeda jauh.

Massa

Hal lain yang bisa tiba-tiba menimbulkan kemacetan atau kelengangan di suatu ruas jalan adalah kegiatan massa, entah unjuk rasa, tawuran massal, atau perhelatan. Seperti saat unjuk rasa buruh memblokir jalan tol tanggal 27 Januari kemarin, lalu lintas dari Jakarta lumpuh, seakan-akan tak ada jalan lain ke Roma, eh Bekasi atau Bandung. Juga ketika ada isu ada unjuk rasa besar di Jakarta, lalu lintas lalu menjadi lancar, padahal biasanya macet.

 

Kalau cuaca ekstrim biang keladinya adalah pemanasan global, untuk lalu lintas ekstrim saya menuduh industri otomotif global berperanan penting menyetir kebijakan sehingga tidak pro angkutan umum. Budaya berkendaraan pribadi dipupuk sejak dini, contohnya pada anak sekolah.

Lalu lintas menjadi ekstrim. Banyaknya kendaraan pribadi membuat perilaku lalu lintas menjadi susah diprediksi, karena isi otak jutaan orang bisa tiba-tiba berubah. Dan tiap-tiap kepala punya ego sendiri-sendiri. Kendaraan pribadi bebas menentukan jalur dan jadwal mereka, serta menggunakan apa.

Berbeda dengan kendaraan umum yang lebih punya jadwal dan armada. Angkutan umum tidak bisa tiba-tiba berfluktuasi jumlahnya karena hujan misalnya. KRL misalnya, tak bisa mengubah jadwalnya hanya karena musim libur sekolah.

Dan ternyata perilaku ektrim juga ikutan lahir di jalanan. Akhir-akhir ini marak terjadi kekerasan bahkan sampai berujung maut, hanya karena masalah sepele di jalan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s